Tag Archives: penis

Alat Kelamin (penis) Bisa Menyusut Kalau Jarang Beraktivitas Seks

GambarSumber : Nurul Ulfah – detikHealth

Berhati-hatilah bagi pria yang masih menjomblo hingga usia 40 tahun-an dan jarang melakukan masturbasi. Alat kelamin yang jarang digunakan untuk aktivitas seks ternyata dapat mengalami penyusutan ukuran.

Memang semakin tua usia seseorang semakin tua pula organ-organ tubuhnya. Hal ini memang alamiah, begitu pula halnya dengan organ paling vital pada tubuh manusia yang akan mengalami penyusutan jika tidak sering-sering digunakan.

Seiring dengan bertambahnya usia, fungsi organ pun akan melemah. Otot-otot mulai mengendur, kulit mulai keriput dan tulang semakin rapuh. Tanpa kita sadari, alat vital manusia pun sebenarnya menyusut, bukan hanya karena bertambahnya usia saja, tapi karena jarang digunakan.

“Alat kelamin memang dapat menyusut karena faktor usia, tapi dia juga bisa menyusut kalau tidak pernah atau jarang digunakan,” Baca lebih lanjut

Iklan

Kok, “Burung”nya Kecil? Bahaya, Enggak, Sih?

dre0619lSumber : TabloidNova.com

Kelainan organ vital, menurut Dr. dr. H. Muljono Wirjodiardjo, Sp.A(K) dari RS Internasional Bintaro, ada yang sudah bisa diketahui sejak lahir, tapi ada pula yang baru kelihatan setelah agak besar.

Berikut ini beberapa jenis kelainan yang bisa menimpa organ vital si buyung.

1. Penis kecil (micropenis) Baca lebih lanjut

Yuk, Periksa Ereksi, online di internet

Sumber :

PEMBAHASAN tentang ereksi dan kekerasan penis kini bukan monopoli kaum Adam semata. Para wanita juga membutuhkan info akurat soal yang satu ini ini karena ereksi secara nyata dapat mempengaruhi kualitas dan kepuasan berhubungan intim dengan pasangan.

Dari sekian banyak hal seputar ereksi, yang sangat penting untuk diketahui adalah derajat ereksi atau tingkat kekerasan penis saat menegang. Untuk mengungkap seberapa keras ereksi, kini tersedia sebuah instrumen khusus mengukur tingkat kekerasan ereksi sekaligus diagnosis sederhana disfungsi ereksi, bernama Erection Hardness Score (EHS). Baca lebih lanjut

SEPUTAR EREKSI : Mirip Sosis atau Pisang?

Sumber : Suara Karya Online

Bagi para pria –untuk mendapatkan pengalaman seksual yang memuaskan– ternyata yang dibutuhkan bukan hanya mencapai dan mempertahankan ereksi saja, namun juga tingkat atau kadar kekerasan ereksi. Derajat ereksi yang ideal untuk mendapatkan kepuasan seksual adalah penis keras seluruhnya dan tegang sepenuhnya, seperti mentimun.

Konsensus baru dari para ahli menganjurkan para pria untuk mengukur derajat kekerasan ereksi mereka dengan menggunakan metode pengukuran EHS (erection hardness score) untuk memonitor apakah mereka mencapai potensi ereksi yang sempurna.

Skala nilai yang digunakan EHS adalah 1-4. Baca lebih lanjut

Ukur Kekerasan Ereksi dengan EHS

Sumber : Okezone.com

Pada tahun 2006, Pfizer melakukan Global Better Sex Survey (GBBS 2006), sebuah survei mengenai perilaku seksual dari 12.558 pria dan wanita di 27 negara.

“Melalui survei ini terungkap bahwa untuk mendapatkan pengalaman seksual yang memuaskan dibutuhkan tingkat kekerasan ereksi yang optimal. Tingkat kekerasan ereksi itu sama pentingnya dengan kemampuan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi itu sendiri,” kata Dr Andini Suhardi, Senior Product Manager untuk Viagra PT Pfizer Indonesia, ketika ditemui okezone dalam acara temu wartawan di Tiamo Cafe, Pacific Place, Jakarta Selatan, Rabu (9/4/2008).

Hasil temuan GBBS juga mengungkapkan bahwa sekitar 2/3 pria (65 persen) dan wanita (66 persen) merasa sangat puas dengan ereksi yang keras sehingga kehidupan cinta dan asmara mereka memuaskan. Selain itu, 57 persen pria dan 50 persen wanita merasa sangat puas dengan ereksi yang keras sehingga kondisi kesehatan secara keseluruhan juga mencapai kesempurnaan.
Baca lebih lanjut

Skala Kekerasan penis saat ereksi : tape, pisang rebus, sosis, mentimun atau terung

Untuk mengukur seberapa keras penis saat ereksi, ada metode yang dikembangkan Dr Irwin Goldstein dengan menggunakan empat skala sederhana sehingga bisa dilakukan setiap orang: erection hardness score. Metode ini menggunakan skala nilai 1-4 sebagai acuan untuk melihat status seksual dan efektivitas pengobatan. Untuk bisa melakukan ereksi sempurna, harus mencapai skala 4.

  1. Penis membesar, tapi tidak cukup besar seperti tape.
  2. Penis mengeras, tapi tidak cukup keras untuk penetrasi seperti pisang rebus yang sudah dikupas kulitnya.
  3. Penis cukup keras untuk penetrasi, tapi tidak seluruhnya keras seperti sosis.
  4. Penis keras secara menyeluruh dan tegang sepenuhnya seperti mentimun atau terung.